Vespa Mogok Usai Dicuci Steam

Sekitar 3 pekan lalu, saya mencuci Vespa Sprint 3 i.e di tukang cuci langganan. Namun entah kenapa, saat perjalanan pulang, hanya beberapa meter dari tempat pencucian, mesinnya tetiba mati. Saya coba starter, tapi gagal.

Dugaan saya, air mungkin merembes ke busi. Karena lokasi pencucian tak jauh dari rumah, saya bergegas mendorong Vespa sampai rumah dan mulai membuka businya. Saat dibuka, memang businya terlihat seperti agak basah. Saya bersihkan, tiup dan keringkan dengan hair dryer. Sesudah itu, ternyata mesinnya masih mati juga.

Singkat cerita, 12 jam kemudian, si Vespa masih mogok. Saya menelepon Vespa Depok dan mereka mengirimkan kepala mekanik ke rumah saya. Sesudah dilakukan pemeriksaan, Abdul –nama mekaniknya– mengatakan, injector Vespa Sprint saya enggak mau menyemprotkan bensin. Penyebabnya kemungkinan besar korsleting karena usai dicuci steam, masih ada air yang menempel atau merembes ke Injector. Saat Abdul mengukur daya listrik Injector, angka yang muncul memang abormal.

IMAG0579

Kejadian ini membuat saya teringat buku panduan manual. Dan benar saja, Piaggio memang melarang menyemprotkan air bertekanan tinggi langsung ke bagian injector. Dan seperti biasa, ujung-ujungnya duit, hehe. Terpaksa, mau tak mau, ganti Injector baru dengan menebus harga 500 ribuan.

Sejak saat itu, saya jadi agak parno mencuci Vespa. Walaupun kini sudah melarang tukang cuci menyemprot langsung ke mesin, saya tetap ekstra hati-hati saat akan menghidupkan mesin usai dicuci. Saya pastikan air sudah kering di bagian-bagian vital.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s