Inden 3,5 bulan demi PCX 150

Di manakah batasnya kesabaran? Tanyakanlah itu kepada penggemar PCX di seluruh Indonesia hahaha. Panjaaaaang.

Gue SPK Honda PCX 150 versi ABS pada 9 April 2018, dan dealer Honda di Jakarta Selatan baru mengabarkan bahwa pesanan gue sudah datang pada 25 Juli lalu. Enggak semua orang sabar menunggu. Wajar saja. Mungkin, seperti gue, mereka juga awalnya dijanjikan inden PCX hanya satu sampai dua bulan. Ternyata eh ternyata.

Kenapa gue bilang enggak semua orang sabar menunggu? Karena mbak-mbak sales sempat menawarkan gue dua unit yang terlanjur dibatalkan si pemesan. Gue menolak karena dia menawarkan unit yang gue mau, yakni PCX versi ABS warna putih. Baru kali ini gue mengalami inden terlama. Mengalahkan inden Honda HRV yang cuma sebulan pada tahun 2015 lalu.

Gue sempat bertanya-tanya kepada beberapa teman yang juga jurnalis otomotif. Mengutip keterangan orang Honda Indonesia, mereka mengatakan bahwa Honda memang kewalahan memenuhi permintaan konsumen, sehingga inden jadi terlalu lama. Apakah awalnya mereka enggak tahu kalau PCX bakal selaris ini, sehingga enggak siap? Entahlah hanya Tuhan dan kang bajaj yang tahu.

Yang jelas, gue salut sama Yamaha yang bisa memenuhi permintaan NMAX dengan bagus. Beberapa teman sebenarnya sempat menyarankan gue beralih saja ke NMAX atau Aerox. Tapi, gue enggak tergoda karena memang sudah mantap ingin meminang si PCX ini. Gue sudah bandingkan spesifikasinya dengan NMAX, torsi, power, konsumsi bahan bakar, desain, karakter dan lain-lain. Kesimpulan gue, mereka sebelas dua belas saja. Lalu, kenapa gue kekeuh beli PCX? Simpel saja. Ia belum jadi motor sejuta umat. Butuh 2-4 tahun lagi untuk mencapai produksi sejuta di jalan.

Persis seperti ketika mau beli HRV, di masa-masa penantian PCX, gue sempat agak ragu karena mencuat isu shockbraker belakangnya mudah bengkok. Tetapi, sesudah memperhatikan dan mempelajari berita-beritanya, gue berkesimpulan kasus itu hanya pengecualian saja. Mungkin, si pemilik PCX sedang apes saja. So, enggak perlu recall karena kejadiannya tak masif.

Buat penginden PCX yang lain, sabar yak. Haha. Salam satu aspal. Gasssss…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s